wb_sunny

Breaking News

JOKOWI : Transportasi Publik Harus Tetap Tersedia

JOKOWI : Transportasi Publik Harus Tetap Tersedia

Transportasi publik harus tetap tersedia
Transportasi publik harus tetap tersedia untuk masyarakat

Presiden Jokowi meminta agar pemerintah pusat maupun daerah tetap menyediakan transportasi publik, meskipun masih terjadi penyebaran terhadap Virus Corona atau Covid-19.

"Transportasi publik tetap harus disediakan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," katanya di Istana Bogor

Dia mengungkapkan, meski tetap disediakan, semuanya harus meningkatkan kebersihan demi terhindarnya Covid-19.

"Dengan catatan meningkatkan tingkat kebersihan modal transportasi tersebut, baik itu kereta api, bus kota, MRT, LRT, bus trans," jelas Jokowi.

Menurutnya, langkah ini patut diambil untuk mengurangi antrean dan kepadatan. Sehingga masyarakat tetap bisa menjaga jarak satu dengan yang lain.

"Yang penting bisa mengurangi tingkat kerumunan, mengurangi antrean, dan mengurangi tingkat kepadatan orang di dalam modal transportasi tersebut. Sehingga kita bisa menjaga jarak antara satu dengan lainnya," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan membatasi jumlah penumpang naik ke transportasi umum di Jakarta. Seperti Transjakarta, MRT dan LRT. Pembatasan itu guna meminimalkan kontak fisik penumpang untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

"Kapasitas gerbong itu 300 orang per gerbong maksimum, nantinya akan maksimum diisi 60 orang per gerbong," kata Anies di Balaikota

Selain itu, sebelum masuk stasiun ataupun halte penumpang akan menjalani pengecekan suhu tubuh. Bila ditemukan penumpang memiliki suhu tinggi akan langsung dipisahkan.

"Bagi mereka yang memiliki suhu tubuh 38 derajat celcius akan ditempatkan di ruang tertentu untuk ditangani lebih jauh," ucapnya.

Sementara itu, Anies juga mengatur jam operasional transportasi di Jakarta. Ketiga transportasi itu hanya akan beroperasi pada pukul 06.00-18.00 WIB saja.

Bahkan jumlah bus dan rangkaian kereta juga akan dikurangi.

"Rangkaian MRT yang setiap hari ada 16 rangkaian akan berubah menjadi empat rangkaian," ujarnya.

Jadwal kedatangan kata Anies juga menjadi lebih lama yakni 20 menit sekali. Sebelumnya kedatangan kereta MRT setiap 5-10 menit sekali.

Selanjutnya untuk LRT Jakarta juga mengalami perubahan waktu kedatangan, yakni dari 10 menit sekali menjadi 30 menit sekali.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar