wb_sunny

Breaking News

Olahraga Ringan Tetap Lakukan Dengan Protokol Kesehatan

Olahraga Ringan Tetap Lakukan Dengan Protokol Kesehatan


Pemerintah Kota Yogyakarta menyarankan masyarakat tetap berolahraga, namun dengan intensitas ringan hingga sedang saja.

Hal itu karena masyarakat harus tetap memakai masker saat berolahraga.

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan di tengah pandemi COVID-19, olahraga memang harus tetap dilakukan.

Supaya menjaga kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Namun demikian, masyarakat juga harus memperhatikan  pencegahan COVID-19.

"Olahraga memang dianjurkan, apalagi di tengah pandemi COVID-19. Tetapi olahraga yang aman seperti apa, apakah boleh menggunakan masker, nah ini yang jadi pertanyaan masyarakat. Kami sudah berkonsultasi dengan dokter ahli dan akademisi. Pertama tetap wajib pakai masker, kedua adalah olaraga yang sifatnya ringan dan sedang," katanya kepada wartawan di Ruang Sadewa.

Pihaknya tidak melarang masyarakat bersepeda melintasi Malioboro.

Namun demikian, masyarakat wajib memakai masker dan menjaga jarak.

Ia juga meminta agar masyarakat mengurangi kerumunan saat berolahraga, sebab risiko terpapar COVID-19 lebih tinggi.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Kesehatan Khusus Dinkes Kota Yogyakarta, Okto Heru Santosa mengungkapkan ada parameter sederhana untuk mengetahui intensitas olahraga ringan dan sedang.

"Olahraga ringan itu orang masih bisa bernyanyi dan berbicara dengan teman. Sementara olahraga sedang sudah tidak bisa bernyanyi, namun tidak berbicara dengan teman olahraganya. Sedangkan olahraga berat itu ketika orang sudah tidak bisa berbicara dengan teman olahraganya dan keringat bercucuran," ungkapnya.

Saat ini, masyarakat lebih disarankan untuk olahraga dengan intensitas ringan dan sedang, sebab harus memakai masker.

Masyarakat juga diminta untuk memilih rute dan medan yang sederhana dalam melakukan olahraga, terutama bagi pesepeda.

Masyarakat juga diminta untuk memiliki perlengkapan olahraga sendiri, seperti botol minum dan handuk.

"Yang paling disarankan dokter spesialis olahraga saat ini adalah olahraga di dalam rumah, karena risiko terpapar COVID-19 kecil. Tetapi kalau luar ruangan, ada banyak hal yang harus diperhatikan,"ujarnya.

"Pertama jelas harus memakai masker. Kemudian harus menjaga jarak, kalau lari ya 2 meter, bersepeda paling tidak 20 meter. Hindari berhenti di tempat yang ramai dikunjungi, dan juga hindari tempat-tempat yang digunakan oleh publik," tutupnya.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar