wb_sunny

Breaking News

Mahasiswa di Bengkulu Ciptakan Permen Jelly Penangkal Corona

Mahasiswa di Bengkulu Ciptakan Permen Jelly Penangkal Corona


Mahasiswa Universitas Prof. Dr. Hazairin (Unihaz) Bengkulu membuat kreasi di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Dengan bahan baku dari daun kelor, para mahasiswa yang sedang melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di Kelurahan Kebun Dahri ini bisa menciptakan permen penangkal Corona.
Daun kelor atau Tanaman Remunggai biasanya identik dengan mistis untuk mengusir setan ataupun menghilangkan susuk dan pelet guna-guna. Dengan bau yang khas, daun kelor membuat banyak orang tidak menyukainya bahkan untuk dikonsumsi. Na

Namun di tangan kelompok mahasiswa dari Unihaz itu, daun kelor dibuat menjadi permen anti-corona yang disukai anak-anak dan orang tua. Rupanya daun kelor ini banyak memiliki manfaat untuk kesehatan. Daun kelor dapat meningkatkan imunitas yang sangat diperlukan untuk mencegah terinfeksinya virus Corona.

"Remunggai atau kita kenal daun kelor itu, manfaatnya banyak sekali, terutama untuk mengatasi COVID-19, ini yang ditekankan adalah imunitas tubuh, nah Remunggai memiliki nilai gizi yang sangat tinggi, berkali-kali lipat dari nilai gizi dan vitamin C dari buah jeruk, protasium dan masih banyak lagi," ungkap Ketua Kelompok Mahasiswa KKN Unihaz Kelurahan Kebun Dahri, Bengkulu, Sabtu (11/07/2020).

Setidaknya ada tujuh manfaat daun kelor. Manfaat daun kelor tersebut untuk penyembuhan penyakit, seperti mempercepat penyembuhan luka, penurun panas akibat demam, obat herbal dan bengkak, obat kulit. Kemudian air rebusan akarnya pun konon ampuh untuk obat rematik, epilepsi, antiscorbutic, diuretik, hingga obat kencing nanah.

Daun kelor juga bisa digunakan untuk pengobatan malaria, mengurangi rasa sakit, tekanan darah tinggi, diare, kencing manis dan penyakit jantung serta sakit kepala dan rematik. Kali ini Daun Kelor juga bisa digunakan untuk menangkal Corona.

Oleh kelompok mahasiswa KKN Unihaz, Daun Kelor yang kurang disukai ini diolah menjadi Permen Herbal Remunggai yang mampu untuk menjadi solusi pencegahan wabah COVID-19 yang tengah merebak saat ini. Daun kelor ini dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga bisa menangkal berbagai macam penyakit, salah satunya virus Corona.

Meldi mengatakan, ide awal pembuatan permen herbal ini berawal dari tugas yang diberikan oleh pihak kampus untuk membuat suatu produk yang bermanfaat dengan bahan dasar daun Remunggai atau Kelor. Untuk itu, Meldi dan 9 teman satu kelompoknya membuat terobosan berupa obat herbal yang bisa dinikmati oleh banyak kalangan. Bukan hanya untuk orang tua saja, permen herbal ini juga bisa dinikmati oleh anak-anak.

"Ide awalnya kita di KKN, kita dikasih tantangan untuk menciptakan Remunggai ini buat dijadikan apa, kami berfikir untuk Remunggai ini dijadikan herbal, herbal itu kan identik dengan orang tua, nah kami mau membuat herbal ini bisa dikonsumsi dari kalangan anak-anak sampai lansia, makanya kami ciptakan permen, permennya juga kami buat permen jeli," jelas Meldi.

Tak disangka, ternyata permen jelly herbal yang terbuat dari ekstrak daun Remunggai atau kelor ini disukai oleh banyak orang. Mulai dari anak-anak hingga orang tua.

"Untuk awal ini kita dibagikan untuk keluarga dahulu secara gratis, semoga permen ini bisa menekan angka pertambahan kasus COVID-19 di Bengkulu," kata Meldi.

Sementara itu Sekretaris LPPM Unihaz Bengkulu, Nyrseha mengatakan, permen herbal Daun Kelor ini diharapkan bisa berguna bagi masyarakat. Permen ini diyakini bisa mengusir virus Corona karena Daun Kelor bisa meningkatkan imunitas tubuh.

"Karena rahasia Daun Remunggai ini kita sudah tahu, salah satu fungsinya yaitu bisa meningkatkan daya tahan tubuh, maka kita jadikan dia menjadi salah satu solusi untuk mencegah terjadinya serangan COVID-19, karena dengan daya tahan tubuh yang tinggi," ucap Nyrseha.

"Mudah-mudahan si COVID itu tidak bisa berkembang biak di tubuh kita, meskipun sudah terinfeksi, karena tubuh kita sudah siap melawannya sehingga dia akan hilang sendiri dari tubuh kita," sambungnya.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar